Course Content
Topik 1: Tentang Profil dan Jumlah Narasumber
0/2
Topik 2: Bagaimana Menemukan Narasumber dalam Sejarah Lisan?
0/1
Topik 3: Jenis Narasumber
0/1
Topik 4: Menyusun struktur wawancara
0/1
topik 5: Lokasi Interview
0/1
Topik 6: Peralatan Rekaman
0/1
Topik 7: Menggunakan Benda dan Aktivitas dalam Wawancara Sejarah Lisan
0/2
Topik 8: Privasi
0/1
Modul 3: Narasumber

Cara lain untuk membangkitkan ingatan narasumber adalah dengan melakukan aktivitas bersama yang dapat membantu mereka mengingat atau merasa lebih nyaman dalam situasi wawancara. Aktivitas ini bisa berupa kunjungan ke lokasi bersejarah atau monumen, yang memiliki keterkaitan dengan pengalaman mereka. Selain itu, aktivitas yang lebih santai seperti memasak bersama atau berjalan-jalan santai juga bisa dipertimbangkan.

Meskipun terdengar tidak biasa atau “jauh” dari konteks wawancara, aktivitas semacam ini dapat membantu narasumber berbicara tentang topik yang sensitif, atau memungkinkan mereka menceritakan pengalaman pribadi tanpa merasa terlalu terbebani oleh kenangan tersebut.

Namun, jika kita memilih untuk menggunakan aktivitas sebagai bagian dari metode wawancara, penting untuk memastikan bahwa kita memiliki peralatan perekam yang memadai, atau paling tidak kita dapat membuat catatan lapangan yang nantinya bisa digunakan dalam sesi wawancara lanjutan. Biasanya, aktivitas semacam ini diikuti dengan wawancara formal, di mana pembahasan dilakukan secara lebih mendalam.